Partai Sosial Hijau
Melindungi Manusia dan Alam
Visi = Mengumpulkan orang-orang baik untuk sama-sama berbuat baik.
Misi = Menjadi sebuah platform partai yang terbuka, dalam ranah niat berbuat baik dengan cara yang baik, agar presepsi berbuat baik untuk negeri ini tidak didominasi oleh kepentingan sempit, kepentingan mendominasi, kepentingan menguasai.
Karena visi-misinya yang terbuka, maka faktor seleksi menjadi titik krusial dalam hal ini. Oleh karena itu, kami menyeleksi betul orang-orang yang memang berkategori baik. Hingga, disini perekrutan akan dibuat amat susah, tapi pemecatan menjadi hal yang sangat mudah. Nggak terima dipecat? Itu salah satu akhlak buruk, berarti memang bukan orang yang berkategori baik.
Faktor kedua adalah presepsi berbuat baik, akan sangat kami longgarkan. Bahkan kepemimpinan pusat tidak memiliki agenda atau kepentingan khusus dalam perebutan kekuasaan. Silakan yang pantas memimpin dan dipilih. Kami hanya fokus mengumpulkan orang-orang baik. Kami hanya ingin menyeleksi orangnya. Bahkan, dalam sebuah daerah, bisa jadi satu partai mencalonkan dua orang yang berbeda. Siapa yang bersaing tidak baik, ya nanti orangnya yang akan diganti.
Lama-lama akan ada presepsi, ternyata ada kepentingan juga, tuh orangnya yang gak sejalan dipecat. ==> ini resiko yang akan dihadapi.
Kepempimpinan tidak terpusat, tapi tersistem. Masing-masing founder partai ini bisa jadi nggak memiliki kapasitas dalam memimpin, orasi, atau leadership. Tapi kami ingin menciptakan sistem, sehingga muncul pemimpin-pemimpin orang baik dalam banyak lini.
Siapa yang melindungi alam, melindungi rakyat, dialah yang akan kami pilih.
Titik.
Melindungi Manusia dan Alam
Visi = Mengumpulkan orang-orang baik untuk sama-sama berbuat baik.
Misi = Menjadi sebuah platform partai yang terbuka, dalam ranah niat berbuat baik dengan cara yang baik, agar presepsi berbuat baik untuk negeri ini tidak didominasi oleh kepentingan sempit, kepentingan mendominasi, kepentingan menguasai.
Karena visi-misinya yang terbuka, maka faktor seleksi menjadi titik krusial dalam hal ini. Oleh karena itu, kami menyeleksi betul orang-orang yang memang berkategori baik. Hingga, disini perekrutan akan dibuat amat susah, tapi pemecatan menjadi hal yang sangat mudah. Nggak terima dipecat? Itu salah satu akhlak buruk, berarti memang bukan orang yang berkategori baik.
Faktor kedua adalah presepsi berbuat baik, akan sangat kami longgarkan. Bahkan kepemimpinan pusat tidak memiliki agenda atau kepentingan khusus dalam perebutan kekuasaan. Silakan yang pantas memimpin dan dipilih. Kami hanya fokus mengumpulkan orang-orang baik. Kami hanya ingin menyeleksi orangnya. Bahkan, dalam sebuah daerah, bisa jadi satu partai mencalonkan dua orang yang berbeda. Siapa yang bersaing tidak baik, ya nanti orangnya yang akan diganti.
Lama-lama akan ada presepsi, ternyata ada kepentingan juga, tuh orangnya yang gak sejalan dipecat. ==> ini resiko yang akan dihadapi.
Kepempimpinan tidak terpusat, tapi tersistem. Masing-masing founder partai ini bisa jadi nggak memiliki kapasitas dalam memimpin, orasi, atau leadership. Tapi kami ingin menciptakan sistem, sehingga muncul pemimpin-pemimpin orang baik dalam banyak lini.
Titik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar